Jumat, 10 Juli 2020

Langkah-langkah melakukan stek Pucuk Merah dan Perawatannya






Tanaman pucuk merah adalah tanaman hias yang sedang populer di Indonesia saat ini. Tanaman ini banyak di tanam di taman dan juga dalam pot di pinggir jalan raya. Tanaman dengan nama ilmiah Syzygium oleana ini merupakan tanaman perdu yang indah dengan daun muda berwarna merah dan daun tua berwarna hijau, oleh karena itu, tanaman ini dijuluki dengan “pucuk merah”.
Tanaman pucuk merah memiliki ciri-ciri morfologi sebagai berikut:
  1. Berakar tunggang merambat, berwarna coklat dan berbentuk bulat.
  2. Batangnya berkayu, berkambium dan berbentuk bulat serta berwarna coklat. Tanaman ini dapat tumbuh mencapai 5-9 meter dan memiliki diameter batang 30-40 cm apabila nutrisinya terpenuhi dan terpelihara dengan baik.
  3. Daunnya memiliki bentuk oval dengan ujung yang lancip. Daunnya tumbuh pada tiap ranting pohon dengan struktur bertulang. Warnanya oren kemerahan saat muda dan hijau saat sudah tua.
  4. Tanaman pucuk merah memiliki bunga majemuk, saat mekar akan tampak kepala putiknya yang berwarna putih. Tangkai putiknya lebih pendek dari bunga dan benang sari. Tangkai sarinya berjumlah banyak dan berwarna putih.
  5. Buah tanaman berbentuk agak pipih dan bulat, berukuran diamater kurang dari 0,7 cm dan warnanya hitam mengkilat saat sudah tua. Pada bagian tengah permukaan buah terdapat cekungan.
  6. Bijinya berbentuk bulat dan permukaannya tidak rata dengan warna bijinya coklat keunguan dengan diameter lebih 3-4 mm.
  7. Tanaman pucuk merah memerlukan sinar matahari sepanjang hari.
  8. Tanaman pucuk merah dapat bertahan dalam kurun waktu yang lama.
Selain keindahannya, tanaman pucuk merah dapat menyimpan cadangan air dan dapat dijadikan tanaman penghijauan atau reboisasi. Dapat juga dijadikan pagar hidup.

Cara Stek Pucuk Merah

Pucuk merah dapat dikembangbiakkan dengan cara generatif dari biji dan vegetatif  secara stek. Pada kesempatan ini akan dijelaskan cara mengembang biakkan pucuk merah dengan cara stek. Berikut adalah langkah-langkahnya :
1. Persiapan Bibit Tanaman
  • Untuk mendapatkan tanaman yang baik, prioritaskan pemilihan bibit.
  • Pilih bibit dari batang yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
  • Potong batang sepanjang 20-25 cm dengan menggunakan pisau yang tajam dan steril.
  • Jika batang memiliki banyak daun, potonglah dan sisakan 2-3 helai daun muda saja yang berada di pucuk.
  • Kemudian runcingkan bagian bagian bawah batang kemudian rendam ke dalam larutan fungisida yang memiliki dosis rendah selama sekitar 5-10 menit.
  • Kemudian angkat batang dan kering anginkan.
2. Persiapan Media Tanam
Sebelum melakukan penyetekan, persiapkan terlebih dahulu media tanamnya. Berikut adalah langkah-langkah dalam persiapan media tanam:
  • Siapkan media tanam berupa tanah yang subur dan dicampur dengan perbandingan 1 : 1.
  • Lalu siapkan pot atau polybag yang sudah dilubangi lalu ratakan dan padatkan.
  • Kemudian diamkan tanaman selama satu minggu agar pupuk dapat menyatu dengan sempurna.
3. Penanaman Bibit Stek ke Media Tanam
Untuk menanam stek ke media tanam, ikutilah langkah-langkah berikut ini :
  • Olesi batang ujung stek yang telah doruncingkan dengan hormon auksin.
  • Buat lubang pada media tanam sedalam 0,5-1 cm.
  • Tanam batang stek yang telah diolesi hormon, kemudian tutup dan ratakan.
  • Kemudian siram sampai air siramannya keluar dari polybag.
  • Letakkan polybag di tempat teduh dan kering yang tidak terpapar sinar matahari langsung maupun terkena hujan.
  • Siramlah dua kali sehari pada waktu pagi dan sore.
  • Saat tanaman berusia dua minggu, polybag dapat dipindahkan di tempat yang lebih terbuka dan terpapar sinar matahari secara langsung.
4. Penanaman ke Lahan Tanam
Setelah tanaman berusia 2 bulan, lakukan pemindahan tanaman dari polybag ke lahan tanam.
  • Pilih lokasi yang terpapar sinar matahari secara penuh sepanjang hari.
  • Setelah menentukan lokasi yang tepat, buatlah lubang dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm.
  • Campurkan pupuk kandang kering dan tanah galian dengan perbandingan 2 : 1. Kemudian masukkan ke dalam lubang sampai ketinggian kurang lebih 2/3.
  • Ambil batang stek yang telah dibuat, pilih yang batangnya kokoh dan daunnya mengkilat.
  • Buka plastik polybag dengan pelan dan jagan smapai merusak tanaman.
  • Lalu letakkan ke dalam lubang dan timbun sisa galian tanah dengan pupuk kandang.
  • Siram dengan air secukupnya saat sudah selesai dan jangan sampai tergenang.
5. Perawatan
Berikut ini adalah perawatan yang harus dilakukan yang meliputi penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan.
  • Lakukan penyiraman secara rutin 2 kali sehari di pagi dan sore hari. Tidak perlu dilakukan penyiraman jika cuaca sedang hujan. Dan saat cuaca panas penyiraman dapat dilakukan lebih dari 2 kali.
  • Pemupukan setiap dua bulan sekali menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia yang ditaburkan disekeliling tanaman.
  • Lakukan pemangkasan kurang lebih 3 bulan sekali di area yang terpapar sinar matahari secara langsung. Pemangkasan ini bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan daun yang masih muda yang berwarna oren kemerahan dan indah.

Semoga artikel mengenai cara stek pucuk merah tersebut di atas bermanfaat


Selasa, 22 September 2015

HORMONIK NASA

Order : Nurul Hidayah Crystal-x Bali Distributor Resmi Nasa Bali ID N-393565/AB.152.00065 SMS/WA 08975439903 Jl.Pudak gang Pudak Harum I no 23 Batubulan Gianyar,Bali  
 HORMONIK merupakan produk Hormon yang bersifat organik yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara. Hormon yang terkandung di dalam produk HORMONIK Nasa ini adalah senyawa alami Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang dapat mengatur pertumbuhan tanaman yang terdiri dari hormon Auksin, Giberelin dan Sitokinin. Produk HORMONIK ini diproses dengan formula khusus dari bahan alami yang sangat dibutuhkan semua jenis tanaman. Produk hormon organik dari Nasa ini sangat aman digunakan baik bagi kesehatan manusia, binatang maupun kesehatan lingkungan. 

Manfaat dan Kegunaan Hormonik Nasa 
 ✔mempercepat proses pertumbuhan pada tanaman dan akar 
✔memperbesar dan memperbanyak umbi 
✔mengurangi kerontokan pada bunga dan buah 
✔memperbesar dan memperbanyak buah 
✔meningkatkan keawetan hasil panen 
✔memacu dan meningkatkan bobot pada hewan ternak. 

 ðŸ”†Cara Pemakaian Hormonik Nasa 
✔Kocok dahulu sebelum digunakan 
Dosis : 1 – 2 cc HORMONIK per 1 liter air. 
Penggunaan lebih optimal jika dicampur dengan POC Nasa (dosis 1 tutup Hormonik + 3 tutup POC Nasa ) per tangki. 
✔Penggunaan dengan cara disemprotkan terutama pada daun tanaman hingga merata. 
✔Tanaman semusim : mulai pertengahan usia tanaman hingga menjelang reproduksi, yaitu sebelum berbunga/ berumbi (3-6 kali semprot). Penggunaan semenjak awal tanam lebih baik. 
✔Tanaman tahunan : 2-4 bulan sebelum berbunga/berbuah ( 3-6 kali semprot). 
✔Unggas : 1 – 2 tutup Hormonik + 1 botol (500 cc) POC Nasa / Viterna Plus, kemudian 1-2 cc dari campuran tersebut dilarutkan dalam 1 liter air minum diberikan ke unggas (ayam) setiap hari satu kali. HORMONIK mempunyai dosis yang lebih lebar sehingga apabila dalam penggunaannya ada kelebihan dosis, maka tidak akan membahayakan tanaman. Produk hormon organik ini mudah terurai oleh alam sehingga aman bagi kesehatan ligkungan dan juga manusia. 

Harga Rp.50.000 
Isi : 100cc/btl

Rabu, 18 Februari 2015

Kualitas Viterna Plus Serbuk NASA

Kualitas Viterna Serbuk NASA




Viterna yang merupakan Vitamin Ternak alami produk NASA yang terbukti meningkatkan kuantitas dan kualitas ternak, kini hadir dalam bentuk serbuk. Inovasi PT NASA ini  sangat membuka peluang pasar secara luas. Pendistribusian produk akan semakin mudah dan cepat, di harapkan dengan hadirnya Viterna dalam bentuk serbuk ini akan meningkatkan penghasilan peternak nusantara.

Produk: Viterna Plus (Serbuk)

Kode: VTNS

Harga: Rp.130.000,- (10 sachet/ 25gr per sachet)

Keterangan: Vitamin Ternak

Kategori: Peternakan, Perikanan

Tidak ada yang berbeda dari segi manfaat dan kegunaan antara Viterna Cair dan Viterna Serbuk. Keduanya mempunyai kualitas yang sama. Kualitas Viterna Serbuk NASA sebanding dengan Viterna Cair. 
Yang diantaranya: 
1.Memacu enzim - enzim pencernaan terna, 2.Memberikan mineral - mineral esensial maupun non esensial, 
3.Memberikan nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak ( protein, lemak, vitamin ), 
4.Menambah kandungan asam - asam lemak didalam rumen / lambung ternak, 
5.Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pakan (TDN),
6.Meningkatkan nafsu makan, 
7.Mengurangi kandungan kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran , 
8.Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak.

Viterna Serbuk dapat di aplikasikan untuk Penggemukan budidaya sapi potong, Peningkatan kualitas dan kualitas ternak ayam kampung super,meningkatkan produksi telur untuk ayam petelur dan bebek petelur, Bebek, Babi, Menigkatkan bobot pada ternak lele, Ikan kerapu, Ikan air tawar, Mencegah penyakit ND pada ternak ayam, Meningkatkan sistem kekebalan tubuh ternak, dan lain lain.

Viterna Serbuk sangat mendukung aspek K3 yang merupakan salah satu bentuk kepedulian NASA terhadap terhadap kelestarian alam dan lingkungan sekitar.

Viterna mengandung unsur-unsur nutrisi yang sangat di butuhkan oleh ternak seprti Karbohidrat, protein, lemak vitamin dan mineral. 

Kandungan Vitamin dan Mineral yang ada pada Viterna akan meningkatkan kinerja dari sistem pencernaan pada tubuh ternak sehingga akan memacu pertumbuhan ternak secara maksimal. Vitamin dan Mineral di dalamnya juga berperan dalam proses metabolisme dalam sel dan menjaga keseimbangan asam-basa dalam tubuh, sehingga organ-organ tubuh dalam ternak akan bekerja aktif. Kandungan protein dalam produk NASA tersebut akan membantu pembentukan dan perbaikan sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut yang akan membentuk jaringan-jaringan tubuh, salah satunya adalah jaringan daging pada ternak.

Hasil uji dilapangan telah menunjukkan bahwa penggunaan Viterna telah meningkatkan kuantitas, kualitas dan kesehatan pada ternak. Data tersebut tertuang dalam VCD / DVD kesaksian peternakan dan perikanan yang di keluarkan oleh PT Natural Nusantara (NASA).

Secara garis besar Manfaat dari penggunaan Viterna pada ternak adalah :
✔Memacu pertumbuhan ternak.
✔Khusus ayam pedaging telah berhasil memperpendek waktu panen dari waktu panen standar dengan bobot yang sama, seperti rata-rata berat hidup ayam sebesar 2 kg dapat di capai pada umur pemeliharaan 32-34 hari, yang pada umumnya di capai hingga 38 hari. Dari pencapaian tersebut dapat menekan biaya produksi secara otomatis.
✔Menekan angka kematian
Penerapan serta Pengujian penggunaan Produk NASA Viterna dapat menekan angka kematian rata-rata 5%.
✔Menigkatkan kualitas daging ternak.
Hasil uji laboratorium dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM menunjukkan bahwa ayam yang telah mengkonsumsi Viterna memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan kandungan kolesterol yang lebih rendah.

✔Mengurangi bau kotoran ternak.
Sebagai bukti bahwa NASA selalu mengedepankan kelestarian lingkungan. Penggunaan produk NASA Viterna mampu mengurangi bau kotoran Ternak.
✔Meningkatkan produksi telur pada ayam atau unggas petelur.
✔Menigkatkan kualitas Susu pada budidaya sapi perah, seperti: Jumlah liter susu hariannya, nilai Solid Non Fat (SNF) sebesar 8,5% - 9%, yang biasanya hanya 7%, kadar lemak susu hanya sebesar 3,5% dan nilai total Solid (TS) sebesar 12,1%.
✔Pemakaian atau Dosis Viterna Serbuk :
0.5 gram per liter air (1 Sachet untuk 50 liter air) dicampurkan ke pakan ternak atau minuman ternak.
atau bisa lihat di tabel



KOMPOSISI
Mineral-mineral : N, P, K, Ca, Mg, Na, Cl, S, Fe, Zn, Cu, Mn, l, Co, Mb, Se, Cr, F
Volatil Fatty Acid (Asam Lemak ) Aspartat, Glutamat. 
Asam-asam Amino ( Protein ): Seryn, Tyrocin, Histidin, Iso Leusin, Leusin, Lysin, Metionin, Phenil, Alanin, Triptopan, Valin, Arginin, Threonin, 
Vitamin-vitamin : A, D, E, K, B kompleks, C
Cara Order
SMS : 08975439903
Nurul Hidayah
Distributor Resmi Nasa Bali
ID N-393565/AB.152.00065
Jl.Pudak gang Pudak Harum I no 23 Batubulan,Gianyar,Bali